Supervisi akademik sebaiknya dipahami sebagai proses pendampingan untuk memperbaiki pembelajaran, bukan sekadar pemeriksaan administrasi. Fokus utama adalah bukti proses belajar dan langkah perbaikannya.
Ringkasan
- Tentukan fokus supervisi.
- Gunakan observasi dan bukti pembelajaran.
- Lakukan dialog reflektif.
- Sepakati tindak lanjut.
Alur Praktis
- Prapertemuan.
- Observasi.
- Pengumpulan bukti.
- Dialog/refleksi.
- Rencana perbaikan.
- Pemantauan tindak lanjut.
FAQ
Apakah supervisi untuk mencari kesalahan?
Idealnya supervisi digunakan untuk membantu perbaikan kualitas pembelajaran.
Apa yang diamati?
Sesuaikan dengan fokus, misalnya tujuan, aktivitas murid, asesmen, atau pengelolaan kelas.
Apakah tindak lanjut wajib?
Tanpa tindak lanjut, hasil supervisi sulit menghasilkan perubahan nyata.


Tinggalkan komentar